Site Meter



| Perencanaan Keuangan | Asuransi | Perbankan | Investasi | Bisnis & Ekonomi | Agro Bisnis | UKM & Enterpreneurship |


Main Menu
Home
About Me
Products & Services
Contact Me
Guest Book
Financial Product Complain
Testimony
IKPP Pekanbaru
Financial Planning Books:
  • SAVE OR SORRY!
  • SAYA BERUNTUNG MENJADI KARYAWAN
  • Buku ANGGARA
  • Mailing List
    Bergabung dg TanyaFinCent
    Powered by finance.groups.yahoo.com
    Kurs Valas
    3-Sep-2010 / 15:51 WIB
    Mata Uang Jual Beli
    USD 9080.00 8930.00
    SGD 6751.50 6616.50
    HKD 1169.10 1147.80
    CHF 8968.05 8793.05
    sumber : BCA
    Cuaca
    Jakarta, Indonesia
    , Click for detailed weather for IDXX0022
     
    Temp: -18°C
    Wind: Calm
    Dawn:
    Dusk:
    Generated on Tue, 28 Oct 2008 12:00:09 +0000 (ServerTime)
    by weather.com® XML Parser, Copyright 2008
    Statistik Situs
    Hits : 1661561 hits
    Kalender
    « Sep 2010 »
    M S S R K J S
    29 30 31 1 2 3 4
    5 6 7 8 9 10 11
    12 13 14 15 16 17 18
    19 20 21 22 23 24 25
    26 27 28 29 30 1 2
    3 4 5 6 7 8 9
    Google
     

    Inilah Enam Prioritas Pemacu Ekonomi Indonesia

    Minggu, 08 Nopember 2009 - oleh : admin

     KRISTIANTO PURNOMO
    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
    Jumat, 6 November 2009 | 09:48 WIB

    JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah menimbang semua masukan yang lahir dalam National Summit 2009 akhir bulan lalu, kemarin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menetapkan 15 program prioritas yang mesti dikerjakan dalam 100 hari pemerintahannya. Enam di antaranya masuk dalam daftar bidang perekonomian.

    Pertama, revitalisasi sektor kelistrikan. "Pemerintah menyadari bahwa listrik sekarang ini menjadi batu sandungan atau penghambat bagi pertumbuhan perekonomian maupun bagi dunia usaha dan investasi," kata Presiden Yudhoyono, usai rapat kabinet, Kamis (5/11).

    Kedua, meningkatkan produksi dan ketahanan pangan. SBY, panggilan akrab Susilo Bambang Yudhoyono, bilang, pemerintah bakal merumuskan kembali rencana induk alias master plan, termasuk faktor-faktor pendukung untuk mendongkrak produksi dan ketahanan pangan.

    Ketiga, revitalisasi pabrik pupuk dan gula. Tujuannya, untuk menggenjot produksi pupuk dan gula. "Khusus pabrik gula, pemerintah sudah menyiapkan dana Rp 1 triliun untuk mengganti mesin pabrik," ujar Menteri Perindustrian M.S. Hidayat.

    Keempat, pembangunan infrastruktur. Prioritas utama adalah jalan di provinsi atau pulau besar, pelabuhan, dermaga perikanan, dan bandara. "Dalam 100 hari pertama, akan ada cetak biru, sekaligus kami pikirkan pendanaannya sehingga semua bisa dijalankan," ujar SBY.

    Kelima, Kredit Usaha Rakyat atawa KUR untuk usaha kecil dan menengah (UKM). Pemerintah, antara lain, akan memperbaiki mekanisme dan regulasi, sekaligus menata perbankan dan lembaga-lembaga keuangan yang memberikan pinjaman KUR. Keenam, investasi dan pendanaan. Presiden SBY menyatakan, anggaran pemerintah belum memadai sehingga masih harus memobilisasi sumber pembiayaan di luar APBN. "Kami akan membicarakan masalah ini dengan dunia perbankan dan lembaga keuangan," katanya.

    Yang tidak kalah penting dan masuk program prioritas 100 hari Pemerintahan SBY di urutan pertama adalah pemberantasan mafia hukum. Misalnya, makelar kasus, praktek suap, pemerasan, jual beli perkara, dan pungutan liar baik itu di kepolisian, kejaksaan, pengadilan, pajak, maupun bea cukai.

    Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan, pemerintah sudah menyiapkan sejumlah rencana aksi untuk menindaklanjuti program-program prioritas di bidang perekonomian. "Intinya menghilangkan sumbatan, dengan upaya sinkronisasi, termasuk peraturan-peraturan," ujar dia. Ambil contoh, revisi aturan main tentang pengadaan barang dan kerjasama infrastruktur pemerintah dengan swasta.  (Yudho Winarto, Hans Henricus/Kontan)


    Dapatkan artikel ini di URL:
    http://www.kompas.com/read/xml/2009/11/06/09484973/inilah.enam.prioritas.pemacu.ekonomi.indonesia

    kirim ke teman | versi cetak

    Berita Bisnis dan Ekonomi Lainnya

    KILAS EKONOMI
    Bapepam-LK Melonggarkan Aturan Akuisisi
    Bank Bumiputera Fokus KPR
    Kategori Kredit Multifinance Bakal Seragam
    Ekonomi Global Memburuk
    Hubungi kami:
    Untuk Seminar Inhouse, Hubungi kami di: seminar@hendrihartopo.info atau 0815-9661067
    Facebook
    Hendri Hartopo on Facebook

    | Copyright © 2006 HendriHartopo.info |